Salah satu hal yang bikin syukuran di rumah terasa beda dari acara di gedung adalah keterlibatan tetangga sekitar. Tapi justru karena dekat secara jarak, urusan mengundang tetangga ini punya etika tersendiri yang kalau terlewat bisa bikin canggung, bahkan menyinggung tanpa disadari. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Nggak ada aturan baku soal ini, tapi secara kebiasaan di banyak lingkungan, radius yang lazim diundang adalah tetangga dalam jarak sekitar 5-10 rumah dari lokasi acara, atau semua rumah dalam satu RT kalau lingkungannya tidak terlalu besar.
Kalau acaranya melibatkan suara cukup ramai atau parkir kendaraan tamu, ada baiknya tetangga yang rumahnya bersebelahan langsung tetap diberi tahu meski tidak diundang resmi, sekadar sebagai informasi.
Untuk acara yang sudah direncanakan seperti syukuran atau aqiqah, menyampaikan undangan ke tetangga sekitar 3-5 hari sebelum acara biasanya cukup. Ini memberi waktu bagi tetangga untuk menyesuaikan jadwal mereka, terutama kalau acara dilangsungkan di jam-jam yang mungkin bersinggungan dengan aktivitas rutin di lingkungan tersebut.
Berbeda dengan acara mendadak seperti tahlilan, di mana kabar biasanya menyebar lebih cepat lewat pengurus RT atau grup WhatsApp warga, dan undangan formal tidak selalu diperlukan.
Ini sering jadi pertanyaan, terutama buat yang baru pindah ke suatu lingkungan. Berikut gambaran kapan masing-masing lebih cocok dipakai:
Undangan lisan lebih pas dipakai kalau lingkungan sudah cukup akrab, misalnya kompleks kecil yang warganya saling kenal dan sering berinteraksi sehari-hari. Datang langsung ke rumah tetangga untuk mengundang secara personal justru dianggap lebih hangat dibanding kartu undangan formal.
Undangan tertulis lebih relevan untuk lingkungan yang lebih besar atau di perumahan yang warganya tidak semuanya saling kenal dekat. Kartu undangan atau pesan resmi di grup warga membantu memastikan informasi acara (waktu, tempat, jenis acara) tersampaikan dengan jelas tanpa simpang siur.
Kombinasi keduanya juga umum dipakai: menyebarkan info lewat grup RT sebagai konfirmasi tertulis, sambil tetap mendatangi beberapa tetangga terdekat secara personal.
Untuk acara yang melibatkan cukup banyak tamu atau menggunakan fasilitas umum seperti jalan untuk parkir, sebaiknya informasikan dulu ke ketua RT setempat, meski sekadar pemberitahuan, bukan izin formal. Ini membantu menghindari kesalahpahaman kalau ada tetangga lain yang bertanya soal keramaian di lingkungan, dan ketua RT bisa membantu menyampaikan informasi ke warga yang belum sempat diundang langsung.
Di lingkungan yang warganya punya latar belakang berbeda, mengundang tetangga tetap penting sebagai bentuk menjaga hubungan baik, meskipun mereka mungkin tidak ikut dalam prosesi doa. Cukup sampaikan undangan sebagai bentuk berbagi kebahagiaan, dan biarkan mereka yang menentukan sejauh mana mereka ingin terlibat, apakah datang untuk menyantap hidangan saja atau turut hadir di sepanjang acara.
Bisa saja, terutama kalau acaranya cukup ramai dan terdengar sampai ke rumah mereka. Untuk menghindari ini, memberi tahu secara informal meski tidak mengundang resmi biasanya cukup membantu.
Tergantung kedekatan dan norma di lingkungan masing-masing, tapi mengundang tetap bisa jadi cara membangun hubungan yang lebih baik ke depannya, meski sebelumnya jarang berinteraksi.
Sampaikan jenis acara, tanggal, jam, dan lokasi dengan jelas, serta informasikan kalau ada bagian acara yang mungkin menimbulkan suara atau keramaian, seperti pembacaan doa bersama menggunakan pengeras suara.
Kalau kamu sedang menyiapkan syukuran di area Cikarang Utara, Cikarang Barat, atau Cikarang Timur, Dapoer Mmh Fafifu bisa bantu urusan menu dan porsi catering, sementara kamu fokus menjaga hubungan baik dengan tetangga sekitar lewat undangan yang pas.

Owner Dapoer Mmh Fafifu | Catering Cikarang Utara
Serving fresh home-cooked meals in: